Responsive Banner design
Home » » Stunting, Penyebab dan Penanggulangannya

Stunting, Penyebab dan Penanggulangannya

Halo kembali bersama saya Fajran Rachman Pakar SEO Medan, Pernah melihat pastinya kan anak sekolah dasar sekarang memiliki ukuran tubuh yang tidak terlalu tinggi? Hal yang terjadi adalah karena adanya stunting yang sampai sekarang masih banyak orang tidak terlalu tahu bahkan saya pribadi sendiri mengetahui informasi ini setelah mengikuti kegiatan yang di adakan Kominfo bertemakan Flash Blogging “Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Dalam Penurunan Prevalansi Stunting” berlangsung di Four Points by Sheraton Medan.

Stunting, Penyebab dan Penanggulangannya

Anak sekolah dasar yang ukuran tubuhnya jauh dari standar terjadi karena mereka terkena stunting. Stunting sendiri berdasarkan apa yang saya pahami setelah mengikuti acara tersebut adalah suatu kondisi gagal pertumbuhan yang dialami oleh balita sehingga ukuran tinggi badan jadi lebih pendek.

Efek anak yang terkena stunting selain tubuh tidak tinggi, juga dapa menghambat perkembangan otak, sangat mudah terserang penyakit dan saat sudah dewasa jadi lebih mudah menderita kegemukan.

3 Penyebab Terjadinya Stunting

Mengetahui apa yang menyebabkan terjadinya stunting pada balita merupakan langkah yang tepat agar bisa mencegahnya sedini mungkin bahkan bagi pasangan yang akan menikah atau yang sedang berprogram untuk memiliki anak wajib tahu akan hal ini terutama saat 8 minggu pertama perkembangan janin.

a) Makanan
Balita sudah sepantasnya mendapatkan makanan sehat bergizi selama perkembangan khusus saat masih di dalam kandungan ibu. Asupan makanan yang diberikan menjadi salah satu faktor penting penentu bebasnya anak dari stunting.

Penyebab Stunting

Janin yang berada pada masa 8 minggu pertama merupakan masa- masa bertumbuh semua organ tubuhnya sehingga jika calon bayi tersebut tidak mendapatkan makanan yang pantas untuk menghasilkan organ tubuh yang bagus jadinya malah menghambat pertumbuhan. Misalnya kebutuhan akan kalsium berfokus pada pertumbuhan tulang maka perlu untuk diperbanyak lagi dan upayakan tidak kurang.

b) Pola Asuh
Pola asuh lebih kepada cara orang tua saat mendidik anak tersebut nantinya mulai dari sejak balita hingga besar. Lingkungan tempat anak tinggal menjadi faktor pendorong kedua, dimana jika hidup di lingkungan yang bersih maka kesehatan juga lebih terjaga serta pertumbuhan juga semakin bagus.

c) Pelayanan Kesehatan
Stanting sendiri sebenarnya sudah menjadi isu penting bagi pemerintah Indonesia namun masyarakat karena belum terlalu paham akan hal ini menjadi kurang begitu peduli. Layanan kesehatan yang diberikan untuk balita juga tidak terlalu diminati sehingga ke depannya menjadikan balita tersebut terganggu pertumbuhannya.

Cara mengatasi Stunting

Masalah stunting masih bisa diatasi apabila berbagai pihak bisa mendukung program pembebasan anak Indonesia dari Stunting dengan melakukan:

Cara Mengatasi Stunting


Memberdayakan Masyarakat
Merangsang masyarakat agar lebih peduli tentang isu stunting harus terus untuk dilaksanakan khususnya bagi ibu yang sedang hamil agar lebih menggunakan pelayanan posyandu yang ada di lokasi masing- masing.

Mempersiapkan Tenaga Kesehatan
Tenaga kesehatan yang ada di daerah- daerah juga perlu untuk diberikan pelatihan agar saat ada warga yang berkonsultasi terkait balita jadi bisa lebih cakap untuk membantu. Beberapa pelatihan yang bisa dilakukan seperti pelatihan mengukur tinggi serta berat badan anak dimana syarat anak dikatakan bebas stunting kategori anak sd maka untuk laki- laki minimal memiliki tinggi badan 117 cm dan perempuan memiliki tinggi badan 114 cm.

Selain pelatihan tinggi badan, juga diadakan pelatihan pelayanan Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) serta pelatihan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

Penyediaan Supplemen Gizi Mikro
Ibu hamil selain makanan berkualitas juga perlu untuk diberikan supplemen bergizi agar selama masa hamil tetap terjaga kesehatan. Salah satu supplemen gizi mikro untuk ibu dan balita yang bisa diberikan adalah Tablet Tambah Darah dan di dukung dengan tersedianya Vitamin A serta Obat Cacing di Posyandu.

Mensosialisasikan Jamban Sehat dan Konsumsi Air Minum Aman
Jamban sehat termasuk penyumbang juga untuk kesehatan anak agar tidak ada lagi buang air sembarangan. Penyakit diare salah satu hal yang bisa disebabkan karena tidak menggunakan jamban sehat.

Selain itu juga, masyarakat perlu dibantu untuk lebih mengupayakan memberikan air yang aman dikonsumsi keluarga agar tubuh yang menyerap air tersebut tidak terkena penyakit.

Tujuan Kominfo mengadakan kegiatan Flash Blogging dengan pesertanya para blogger medan agar dapat membantu pemerintah untuk mensosialisasikan terkait stunting. Dan oleh karena itu, melalui tulisan singkat tentang stunting ini bisa bermanfaat.

0 komentar: