SEO
Pengaruh Bounce Rate Untuk Blog di Mata Google
Saat anda mengunjungi suatu blog berapa lama biasanya akan berada di blog tersebut? Lamanya pengunjung berada di blog disebut dengan bounce rate. Jika coba saya buat lebih simpel, bounce rate ibarat pentalan bola. Mungkin tidak asing dengan permainan game di hp nokia lama, ada bola merah kecil yang bisa memantul. Nah seperti itu lah gambaran bounce rate.



Google saat ingin merangking suatu artikel blog ataupun blog secara keseluruhan juga melihat faktor bounce rate nya juga. Namun, tidak terlalu diberikan porsi yang besar dibandingkan teknik seo secara keseluruhan baik onpage maupun offpage.



Era algoritma google dengan robot google pandanya yang berfokus meneliti suatu konten blog tidak bisa dianggap sepele. Suatu blog menurut pakar seo akan mendapatkan poin bagus untuk artikelnya apabila saat ada pengunjung yang datang ke blog bisa sampai dalam waktu lama apakah untuk membaca atau membuka halaman lain dari blog tersebut.

Lantas yang jadi pertanyaan, kok bisa ya google tahu berapa lama pengunjung berada di dalam blog? Caranya sih gampang, jika blog tersebut dihubungkan dengan salah satu fitur google yang dinamakan dengan google analytics maka script yang dimasukkan ke dalam blog akan dibaca. Dengan begitu akan ada laporan nantinya di dashboard google analytics bahwa blog kita telah dikunjungi dari negara mana, kota apa, yang dibaca tulisan mana dan termasuk juga berapa lama pengunjung berada di dalam blog.

Semakin rendah nilai bounce rate maka bisa dikatakan semakin berkualitas isi blog tersebut. Kualitas isi blog juga berpengaruh saat blogger menuliskan artikel. Blog disajikan untuk manusia atau untuk robot google? ini paling penting, karena jangan sampai hanya ingin mengejar kata kunci jadinya isi artikel tidak jelas kemana arahnya.

Pastikan juga apabila ada artikel yang berhubungan satu dengan yang lain atau dalam artian satu topik maka tidak ada salahnya saling dihubungkan. Ini nantinya akan berdampak bagus karena bisa saja pengunjung yang awalnya datang dari satu judul melihat link lain yang satu topik juga jadi klik link tersebut. Dengan kata lain, kita sudah membuat pengunjung blog berputar- putar saja di dalam blog kita yang menyebabkan nilai bounce rate jadi rendah.

Bounce rate rendah biasanya hanya berlaku untuk blog yang memang berisikan artikel, tetapi jika anda yang memiliki website jualan atau toko online maka hal ini tidak perlu dipusingkan. Pengunjung yang datang lebih cenderung langsung melihat barang dagangan, dan jika sudah menemukan yang pas paling tinggal klik order.

Hanya saja jika membahas website jualan dan hubungannya dengan bounce rate sebenarnya bisa juga dibuat rendah. Caranya juga gampang, jadi upayakan di tampilan website ada juga fitur khusus untuk laman blog. Dengan begitu pengunjung yang datang tidak hanya sumbernya dari pencarian kata kunci jualan saja tetapi juga dari artikel.

baca juga: Meningkatkan Pengunjung Blog

Dengan mengetahui pengaruh bounce rate dan seberapa pentingnya di mata google maka khususnya untuk blogger pemula upayakan memberikan artikel yang benar- benar berkualitas. Hal ini akan membantu blog kita jadi mendapatkan kepercayaan dari google. Pengunjung yang suka dengan suatu blog tanpa sepengetahuan kita bisa jadi menekan tombol bookmark pada browser. Apabila hal ini terjadi maka robot google pun juga akan mengetahui hal tersebut dan memberikan tanda khusus pada blog kita sebagai blog berkualitas.

Fajran Rachman seorang blogger asal medan yang senang mempelajari tentang internet marketing dan lebih khusus tentang seo.

HP 0823 6915 5314

Contact Us
FAJRAN RACHMAN
WA 0823 6915 5314
Medan, Sumater Utara